Manfaat Alpukat banyak sekali, selain rasanya yang enak. Umumnya, Alpukat digunakan untuk menurunkan berat badan, karena rasa kenyang setelah mengkonsumsi alpukat mampu bertahan lama. Namun tidak hanya untuk membantu mengurangi berat badan ada beberapa manfaat alpukat yang lain yang sangat baik bagi kesehatan manusia.

Alpukat merupakan buah yang sangat bergizi karena mengandung berbagai macam nutrisi termasuk 20 macam vitamin dan mineral. Berikut kandungan nutrisi dalam 100 gram alpukat:Vitamin K, folat, vitamin C, Kalium, Vitamin B5, Vitamin B6, Vitamin E, alpukat juga mengandung beberapa senyawa dalam jumlah kecil seperti magnesium, mangan, tembaga, besi, zink, fosfor, vitamin A, vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B3, 160 Kalori, 2 gram protein, 15 gram lemak sehat, 9 gram karbohidrat dimana 7 diantaranya adalah serat.

Buah Alpukat merupakan buah yang unik karena mengandung lebih banyak lemak sehat dari pada karbohidrat. Oleh karena itu juga, alpukat memiliki kadar gula yang rendah. Alpukat juga memiliki keunggulan dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Alpukat memiliki banyak nutrisi penting untuk tubuh.

Serat merupakan nutrisi yang ditemukan dalam jumlah relatif besar pada alpukat. Tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna serat sehingga dapat membantu untuk menurunkan berat badan, mengurangi kadar gula dan menurunkan resiko terkena beberapa penyakit. Dalam 100 gram alpukat mengandung 7 gram serat yang merupakan 27% dari jumlah kebutuhan harian yang disarankan.

Alpukat tidak mengandung kolesterol atau sodium dan juga rendah lemak jenuh. Alpukat juga memiliki kandungan kalium lebih tinggi dari pisang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi asupan kalium yang tinggi dapat membantu penurunan tekanan darah, menurunkan resiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Alpukat dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.
Gangguan jantung merupakan penyebab paling umum kematian di dunia. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi alpukat dapat mengubah profil kolesterol menjadi lebih baik dan menurunkan faktor resiko gangguan jantung. Berikut perubahan profil kolesterol yang kemungkinan terjadi karena konsumsi alpukat: Menurunkan kadar trigliserida darah hingga 20%,Menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) hingga 22%, Meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) hingga 11%.

Alpukat bukan hanya memiliki nutrisi yang tinggi, namun juga dapat membantu penyerapan nutrisi dr makanan lain ke dalam tubuh. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa penambahan alpukat ke dalam salad atau makanan lain dapat meningkatkan penyerapan antioksidan kedalam tubuh. Manfaat alpukat yang lain adalah efek alpukat yang sangat berguna bagi penderita kanker.
Sebuah penelitian pada sel yang terisolasi menunjukkan bahwa konsumsi alpukat membantu mengurangi efek samping kemoterapi pada limfosit manusia. Ekstrak alpukat juga telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat.

Buah alpukat juga sangat bermanfaat bagi penderita penyakit Arthritis. Arthritis merupakan penyakit umum yang sering terjadi di Indonesia. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak dari minyak alpukat dan kedelai dapat secara signifikan mengurangi gejala osteoarthritis.

Bagi mereka yang sedang menjalani diet, maka buah alpukat ini juga dianjurkan untuk dikonsumsi karena dalam sebuah penelitian alpukat dapat membuat seseorang lebih lama merasa kenyang. Seorang yang konsumsi alpukat memiliki keinginan makan 28% lebih rendah selama 5 jam kedepan. Kondisi ini dapat menurunkan asupan kalori. Alpukat juga memiliki kandungan tinggi serat dan rendah karbohidrat sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Kegunaan lain dari alpukat yang tidak kalah pentingnya adalah alpukat juga memiliki kandungan tinggi antioksidan yang penting untuk kesehatan mata yaitu lutein dan zeaxanthin. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua nutrisi ini dapat membantu menurunkan resiko terjadinya katarak yang umum terjadi pada orang tua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here